Kamis, 17 Agustus 2017

Jam Tangan SEIKO Presmatic Hi-Beat 5146-7090

| 09.21 |
SEIKO Presmatic, menurut  pendapat saya, yaitu satu diantara jenis SEIKO vintage yang ada 'diluar radar'. Jenis ini sedikit dibicarakan dalam komunitas dan memanglah tidak sering lihat satu Presmatic yang tetap dalam keadaan baik serta utuh. Keberadaannya tidak sering dibicarakan mungkin saja juga karna di pengaruhi oleh kehadiran atau jumlah jenis ini yg tidak sejumlah jenis dressy Seiko yang lain. Presmatic, yang dimaksud sebagai Seikomatic-P untuk pasar domestic Jepang, mulai di produksi pada Maret 1967di pabrik Daini. Generasi awal Presmatic memakai low beat movement cal. 5106 yang mempunyai 19, 800 bph serta mempunyai 33 jewels.


Pada th. 1969, SEIKO hentikan produksi 5106 serta menggantikannya dengan versus hi-beat 28, 800 bph dengan Cal. 5146. Dengan kwalitas product serta movement yang dipakai, Presmatic kelihatannya diposisikan sedikit atau sama juga dengan King Seiko. Ini tampak dari kwalitas serta konstruksi movement. Nama Presmatic di buat untuk kepentingan export ke negara non-Asia serta pada versus generasi ke-2 nama Seikomatic-P tak akan dipakai. Produksi Preesmatic 5146 high beat dihentikan pada th. 1970 serta di buat dalam sebagian varian. Presmatic dalam menulis ini yaitu 5149-7090 yang desainnya mirip casinga C-Shape constellation.

Dial 7090 ini di buat seperti memiliki tekstur sama tikar berwarna silver. Dimensi casing sekitaran 38mm tanpa ada tersebut crown. Kekhasan Presmatic yaitu mekanisme quick set date dikerjakan dengan menghimpit crown sisi tengah yang berupa hexagonal.







Rantai Presmatic ini adalah bawaan asli dari jenis 7090. Untuk saya, design serta bentuk rantai ini nyaman digunakan serta pada claps ada grafiran Presmatic. Untuk jam yang usianya telah 46 th., keadaan Presmatic ini masih tetap begitu bagus, serta susah untuk memperoleh satu Presmatic dalam keadaan bersih serta utuh begini.
Tentunya sebuah kebanggan tersendiri ketika kita memilikinya, barang langka soalnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back to Top